Ciri dan Tanda Gejala Penyakit Usus Buntu

Friday, January 27th, 2017 - Kesehatan
Advertisement

Ciri dan Tanda Gejala Penyakit Usus Buntu – Usus Buntu adalah salah satu organ tubuh yang terletak pada abdomen kuadran ke 3 atau di perut bagian kanan bawah atau tepatnya diawal usus besar atau kolon asenden. Usus buntu memiliki bentuk yang kecil seperti cacing sepanjang 10 cm yang menggantung pada usus besar. Selain itu awal mula organ tersebut dinamai dengan usus buntu karena memang usus tersebut buntu tidak seperti usus halus atau usus besar. Meski begitu usus buntu tetap memiliki peran penting dalam sebuah pencernaan manusia. Dimana fungsinya adalah untuk menyerap air dan garam yang menjadi sisa proses pencernaan pada usus besar. Selain itu usus buntu juga ternyata mempunyai fungsi lain yaitu mensekresi imunoglobumin yang menjadi salah satu komponen penting menciptakan sistem kekebalan tubuh.

Ciri Ciri Penyakit Usus Buntu

Orang umum mengenal usus buntu merupakan sebuah penyakit padahal usus buntu merupakan sebuah organ. Dimana penyakit yang menyerang usus buntu disebut sebagai infeksi usus buntu atau apendisitis. Infeksi pada usus buntu akan menyebabkan gejala yang dapat mengganggu kesehatan kita. Infeksi pada usus buntu bisa disebabkan oleh bakteri yang bersarang pada usus atau juga bisa karena adanya obstruksi atau penyempitan lumen. Jika infek pada usus buntu dibiarkan begitu saja maka akan terjadi komlikasi yang lebih parah seperti menyebarnya infeksi ke organ lainya. Untuk itu anda perlu mengenai ciri ciri atau tanda gejala dari seseorang yang menderita penyakit infeksi usus buntu.

Tanda gejala yang terjadi pada usus buntu pun bermacam macam. Seperti pada penyakit infeksi lainya, infeksi pada usus buntu akan membuat penderita mengalami demam atau hipertermi. Selain itu akan dibarengi juga dengan hasil laboratorium yang menunjukkan hasil leukosit tinggi. Jika hanya berkaca pada hipertermi dan leukosit tinggi sulit untuk membedakan penyakit infeksi usus buntu dengan infeksi lainya. Selain itu penderita usus buntu akan mengalami nyeri perut bagian kanan. Gejala tersebut tentu juga mirip dengan penyakit maag. Nah untuk itu ada beberapa gejala atau ciri dari penderita usus buntu yang terjadi yang harus kita kenali sehingga anda bisa membedaan antara infeksi usus buntu, infeksi organ lainya dan penyakit maag.

Ciri Ciri Penyakit Usus Buntu

  1. Nyeri atau rasa sakit pada perut bagian bawah : Rasa sakit terjadi karena adanya infeksi dan udema yang terjadi pada saat usus buntu terkena infeksi.
  2. Hipertermi atau demam : Sebuah proses infeksi termasuk infeksi usus buntu maka akan secara fisiologi tubuh akan menaikkan suhu tubuh kita sehingga kita akan mengalami demam
  3. Mual : Mual pada penderita usus buntu bisa terjadi ketika adanya infeksi pada usus buntu membuat rasa nyeri pada perut. Rasa nyeri pada usus akan mengakibatkan rasa mual juga pada lambung.
  4. Tidak nafsu makan : Selain mual, seseorang yang mengalami infeksi usus buntu juga bisa memiliki nafsu makan yang kurang akibat rasa nyeri pada perut dan adanya gangguan pecernaan.
  5. Muntah : Akibat dari perut yang mual maka penderita apendisitis lama kelamaan akan mengalami muntah
  6. Konstipasi : Ketika terjadi udema atau pembengkakan di usus buntu maka bisa jadi akan menyebar ke usus besar. Akibat proses tersebut proses pncernaan akan terganggu seperti terjadinya konstipasi karena fungsi susu besar tidak normal
  7. Diare : Selain konstipasi terkadang justru malah bisa terjadi diare. Hal tersebut terjadi karena adanya infeksi dalam usus untuk akan membuat usus secara fisiologi akan meningkatkan peristaltik untuk mengeluarkan bakteri dalam usus. Peningkatan peristaltik akan membuat usus tidak bisa menyerap air dalam makanan yang dicerna sehingga air akan lolos bersama dengan tinja.
  8. Tanda rovsing : Ketika menekan perut bagian kiri kana tetapi terasa nyeri pada perut bagian kanan bawah
  9. Tanda Psoas : Ketika berbaring ke kiri dan melakukan ekstensi dari panggul kiri bawah terasa nyeri.
  10. Tanda Dunphy : Pada saat batuk merasakan nyeri pada bagiab perut kanan bawah.
  11. Dalam pemeriksaan rektal atau memasukkan jari dalam rektum dan ada benjolan ke arah usus buntu maka bisa jadi terkena infeksi usus buntu.
  12. Leukosit yang meningkat: Seperti pada penyakit infeksi lainya, maka seringkali akan dibarengi dengan kadar leukosit atau sel darah putih yang lebih dari normal. Hal tersbeut merupakan respon imun tubuh kita untuk melawan sebuah infeksi.
  13. Tanda Sitkovskiy : Ketika memiringkan tubuh ke kiri akan merasakan nyeri
  14. Tanda Blumberg : Merasakan nyeri lepas. Dimana ketia perut bagian kanan bawah ditekan maka akan teras sakit. Namun ketika tekanan tersebut dilepas maka nyeri akan hilang.

Baca Juga :

Ketika seseorang sudah terdiagnosis terkena penyakit apendisitis atau infeksi usus buntu maka akan dilakukan beberapa tindakan seperti pemberian obat antibiotik atau jika sudah kronis maka akan dilakukan pembedahan. Dalam pembedahan tersebut bisa jadi usus buntu akan dipotong agar tidak menyebartkan infeksi ke organ penting lainya. Meski usus buntu dipotong itu tidak terlalu mengganggu sistem keebalan tubuh kita karena tubuh kita mempunyai banyak organ yang dapat membantu memperkuat sistem kekebalan tubuh kita. Sekian ulasan kami mengenai Ciri dan Tanda Gejala Penyakit Usus Buntu semoga menambah pengetahuan untuk anda.

Related Post

Ciri dan Tanda Gejala Penyakit Usus Buntu | | 4.5